Bizhare Headquarter

Jl. Raden Saleh Raya No.46A, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, 10330

Tel: 0858-4399-3522/ 0858-1186-3320

info@bizhare.id

  • Facebook Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • LinkedIn Social Icon
Gabung menjadi  Priority Investor dan dapatkan informasi bisnis-bisnis pilihan yang siap anda invest, serta Networking bersama Entrepreneur dan Investor lainnya, GRATIS!

© 2017 Bizhare.id Copyright All Right Reserved

Strategi Customer Service “Plus-Plus” yang bisa anda terapkan untuk menang dalam Persaingan Bisnis

October 27, 2017

Bayangkan, ketika ada sebuah bisnis, yang sukses, produknya selalu dicari, dicintai dan dipromosikan oleh para pelanggannya, anda jadi penasaran, kira-kira apa sih yang menyebabkan keberhasilan mereka tersebut. Tahukah anda, perusahaan yang berhasil mengambil hati pelanggannya dengan begitu hebat, bukan hanya produk/ jasanya bagus, harganya sesuai dengan target market, lokasi yang strategis, strategi promosi dan marketing yang mantap, timing yang tepat, tapi juga customer service yang sangat luar biasa. Memang tidak semua perusahaan sukses dan berhasil memperhatikan hal ini, namun jika mereka belum memaksimalkan hal ini sebelumnya, cepat atau lambat, mereka juga akan memberikan perhatian ekstra untuk tingkatkan customer service mereka ke arah yang lebih baik lagi.

 

Di dalam persaingan bisnis sekarang ini, merk dan brand sudah sangat banyak, tentu tidak mudah bagi customer untuk menentukan pilihan. Coba saja anda pergi ke mall atau pusat perbelanjaan yang menjual baju. Bagaimana anda bisa tahu bahwa toko yang satu lebih bagus dari yang lain. Tentu, toko atau bisnis yang diingat oleh para konsumen adalah bisnis yang menarik hati. Salah satunya adalah customer service yang unggul dibandingkan dengan para pesaingnya.

Apa sih Customer Service itu?

 

Customer Service adalah pelayanan yang  diberikan oleh sebuah bisnis atau perusahaan kepada para konsumennya. Biasanya perusahaan dan bisnis di luar sana, melakukan customer service yang ala kadarnya saja. Mereka lebih berfokus pada membuat produk yang lebih unggul lagi, atau bahkan menggunakan strategi marketing dan sales yang canggih untuk mendapatkan konsumen. Padahal, seperti yang sudah kita ketahui bersama, semakin hari, biaya marketing dan sales untuk mendapatkan customer baru, semakin tinggi. Itulah sebabnya, seharusnya strategi bisnis perusahaan-perusahaan tersebut, beralih dari konsep, dari mencari konsumen baru, menjadi bagaimana caranya mengubah konsumen mereka menjadi pelanggan yang setia membeli dan menggunakan produk mereka lagi dan lagi.

 

Ya, dalam dunia marketing modern dikenal istilah retention rate, yaitu persentase besarnya pelanggan yang kembal menggunakan produk/ jasa anda setelah pembelian pertama. Produk yang mereka beli tidak harus produk yang sama. Anda bisa melakukan berbagai macam strategi seperti upsell dengan produk pendukungnya. Misalkan, anda adalah seorang pebisnis suplemen fitness, jika pembeli anda sudah pernah membeli pembakar lemak, anda bisa menawarkannya untuk membeli susu protein sebagai pendukung bentuk tubuh pelanggan anda supaya lebih ideal.

Namun bukan itu yang ingin kita bahas sekarang. Semua hal itu tidak ada artinya, jika pembeli tidak merasa diterima dengan baik dan dekat dengan bisnis anda. Pernahkah anda dengar, kadangkala seberapa hebatnya taktik marketing sebuah perusahaan, pelanggan anda akan tetap memilih berbelanja ke bisnis yang pemiliknya mereka kenal, anggap dekat dengan mereka dan merasa diterima, serta dilayani dengan baik bukan?

 

Nah, itulah yang customer service era sekarang. Jika seseorang mengira customer service hanya membantu kebutuhan pengguna dan  passive menunggu komplain dari pelanggan saja,  ia salah besar. Memang benar, customer service bertujuan melayani komplain pelanggan, namun semua bisnis/ perusahaan yang ada sudah menerapkan hal itu. Jika perusahaan anda mau lebih masuk ke hati pelanggan dan diingat oleh mereka, anda harus melakukan sesuatu yang berbeda bukan. Semakin anda baca artikel ini semakin anda Penasaran kan bagaimana customer service yang berbeda itu? Yuk, mari lanjutkan menbaca ya..

 

Customer Service “Plus Plus”

 Di era teknologi seperti sekarang ini, banyak perusahaan mencoba bagaimana membuat segala sesuatunya otomatis. Dengan adanya berbagai tools seperti email autoresponder, chat bot, automation, dll. Namun sebenarnya, tidak bisa dipungkiri, yang kita layani tetaplah manusia, dan mereka merasa lebih dihargai jika kita melayani mereka secara personal, bukan melalui mesin. Untuk itulah, kita berusaha bagaimana caranya supaya mesin tersebut bekerja seperti layaknya manusia, pada umumnya dengan bahasa yang sangat humanis dan seperti mengobrol dengan orang lain. Hal itu dilakukan karena semakin banyaknya pelanggan, semakin sulit untuk menjangkau customer tersebut atu per satu secara personal.

 

Namun itu bukanlah anda, setelah anda baca artikel ini, tahu betapa pentingnya hubungan relasi anda dengan pelanggan anda, dan mau untuk bisa menang di persaingan bisnis, anda bisa mulai merubah pola pikir yang standart tesebut, menjadi berbeda dari yang lain. Memang, anda juga tetap bisa menggunakan teknologi untuk memantu anda mengelola customer anda melalui email atau sosial media. Tapi, Sesekali anda bisa tetap menggunakan pendekatan personal lho.

 

Seperti cerita Gary Vaynerchuk, seorang pebisnis wine sukses di Amerika serikat, ketika ada pelanggannya yang membeli wine di tempat, ia biasa mencari tahu latar belakang dari pelanggan tersebut lewat media sosialnya, seperti Facebook, twitter, instagram, dll. Dari sana, biasanya akan terlihat kebiasaan, hobi serta karakter dari orang tersebut. Dari sana, Gary mendapati bahwa, orang tersebut adalah penggemar suatu pemain football ternama, karena postingannya di twitter setiap saat seringkali hanya membicarakan hal tersebut. Oleh karena itu, Gary memutuskan untuk mengirim baju jersey tokoh tersebut beserta tanda tangannya yang dibeli melalui Ebay, secara Cuma Cuma. Itu adalah taktiknya untuk menjalin relasi dengan pelanggan, walaupun ia tidak mendapatkan profit secara langsung, dan malah merugi. Namun ia yakin, di kemudian hari, kejadian tersebut akan membekas dalam hati pelanggannya tersebut, dan ketika ingin membeli wine, akan beli di tempat Gary.

 

Hal itulah yang jarang dilakukan oleh pebisnis di Indonesia kebanyakan. Kita masih memikirkan bagaimana mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dari pelanggan anda pada transaksi pertama. Padahal, di masa depan, konsumen anda tersebut bisa menghasilkan profit jauh lebih banyak, jika anda memantain mereka dengan baik. Sebisa mungkin, bersikaplah aktif dan merangkul konsumen anda. Berikan sesuatu yang lebih daripada yang mereka harapkan. Anda juga bisa memberikan kejutan di hari ulang tahun konsumen anda, dengan mengirimkan kado spesial.

Jika anda berada dalam jenis usaha B2B, dimana pelanggan utama terbesar anda adalah bisnis lain, anda tetap bisa untuk melakukan customer service plus-plus ini.  Mari kita bahas sebentar lagi ya.

 

Customer Service “Plus Plus” untuk B2B

 Baik itu B2B maupun B2C, tetap saja kita berhadapan dengan orang. Justru, jika dalam B2B, anda bisa lebih mudah mengaplikasikan CS Plus-Plus ini, karena anda bisa langsung menjalin relasi dengan pimpinan dari perusahaan tersebut/ decision makernya. Namun, ingat, saat anda menjalin relasi dengan beliau, anda tetap harus tulus dan tanpa tujuan untuk mencari keuntungan. Bersikaplah seperti selayaknya teman dan sahabat, jangan selalu melulu bicara soal bisnis dan pekerjaan. Anda bisa sesekali bahkan bisa mengajak mereka hanya untuk makan siang atau berolahraga bersama. Di Indonesia, olahraga yang biasanya disenangi oleh para pebisnis tersebut bisa berupa golf hingga olahraga menembak. Disana, anda akan menemukan banyak peluang bisnis dari perkenalan yang anda ciptakan. Itulah pentingnya networking. Customer Service plus-plus bukan hanya tentang bagaimana melayani pelanggan, tapi juga tentang bagaimana menjalin relasi dan networking tanpa memikirkan Return of Investment yang akan didapat. Percayalah, jika anda berikan value kepada banyak orang, keuntungan akan anda proleh dengan sendirinya, cepat atau lambat. Bisa jadi, karena sang owner perusahaan tersebut sangat dekat dengan anda dan menikmati waktu berolahraga bersama dengan anda, ia jadi ingat tentang bisnis anda. Ketika beliau memebutuhkan produk/ jasa anda, tentu akan dengan senang hati memberitahukannya kepada anda.

 

Untuk itu, jalinlah hubungan dengan pelanggan anda sedalam mungkin, bukan hanya luas, namun juga dalam. Ketahui mereka masing-masing secara personal tentang kesukaan, kebiasaan dan kebutuhan mereka. Siapa tahu, anda akan mendapatkan ide dari kebutuhan mereka tersebut, sehingga dapat memberikan produk baru untuk melayani mereka dengan lebih baik lagi.

“Lalu, Apa yang bisa mulai saya lakukan sekarang?”

 

Saya tidak tahu bagaimana keadaan dan relasi anda dengan pelanggan anda saat ini, anda yang lebih tau tentang pelanggan anda masing-masing. Jika anda sudah lama belum berkomunikasi lagi dengan mereka, sapa mereka, ngobrol dan tanyakan kabar mereka secara lebih rutin. Anggap mereka sebagai sahabat dan keluarga anda sendiri. Dengan begitu, seberapa ganasnya kompetitor anda, tidak akan mudah untuk mendapatkan pasar atau mengambil pelanggan setia anda. Betul kan?

 

Sekarang ini, anda bisa menggunakan beberapa media untuk melancarkan hal tersebut, ada platform media sosial, chatting dsb. Salah satu cara yang bisa anda pakai dengan menggunakan Facebook/ Whatsapp grup untuk bisa saling berdiskusi dan membicarakan topik yang sesuai kebutuhan mereka. Jangan berpikir untuk sering promosi seperti kebanyakan orang diluar sana. Berikan value lebih yang sampai tidak terpikir oleh mereka. Buatlah mereka sampai tidak enak jika tidak membeli kepada anda. Wah kalau anda sudah bisa memanfaatkan strategi ini nanti, beberapa saat kemdian anda bisa melihat dan rasakan sendiri perubahan kualitas dan omset bisnis anda.

Setelah baca artikel ini sejauh ini, saya yakin beberapa di antara teman-teman yang berpikir, apakah ini akan berhasil? Sampai kapan kita harus melakukan hal ini. Tidak ada kepastian ROI sama sekali, berapa besar yang akan kita dapat dari melakukan ini semua. Ya, dan orang yang berpikir seperti itu, memang tidak salah. Jawabannya adalah ROI nya memang tidak bisa diukur secara akurat, karena sebenarnya jumlahnya tidak terbatas. Bayangkan saja, contoh yang kita perbincangkan tadi itu baru satu orang saja. Kalau ini dilakukan ke semua pelanggan anda, akan tercipta omongan positif tentang bisnis anda yang memicu word of mouth yang viral kepada teman-teman mereka. Bahkan, mereka bisa menjadi sales team anda, walaupun tidak dibayar sekalipun.

 

Pernahkah anda mendengar beberapa tingkatan dari konsumen. Ada konsumen biasa, pelanggan, pelanggan yang puas, hingga pelanggan fanatik yang akhirnya menjadi brand ambasaddor yang bisa membela anda sekalipun anda tidak memintanya sekalipun, karena brand dan bisnis anda telah menyatu dengan identitas mereka sendiri. Wah kebayang kan betapa suksesnya bisnis anda bila anda bisa terapkan metode ini dengan benar. Intinya adalah anda harus bisa sabar untuk mendapatkan prosesnya. Hasil yang dicapai oleh seseorang saat ini, hanyalah efek dari perjuangan yang mereka lakukan di masa lampau. Kita harus bisa bersikap sabar dalam jangka panjang (makro) dan bergerak sangat cepat dalam eksekusi sehari-hari (mikro). Tidak ada yang tahu, berapa lama hingga akhirnya bisa mencapai kesuksesan yang ideal menurut versi anda. Namun yakinlah bahwa kerja keras dan konsisten serta kebiasaan yang anda bangun, entah anda sebagai pemilik bisnis, direktur, manager atau staff dalam perusahaan anda, akan menyebar ke lingkungan anda dan menghasilan manfaat bagi semua yang terlibat di dalamnya.

 

Setelah semua ini selesai, brand anda akan berada di top of mind dari para customer dan ikatan emosi tersebutlah yang akan menjadi penghalang alami bagi kompetitor untuk masuk. Walaupun tetap inovasi dan kualitas tinggi harus selalu dijaga, demi terciptanya kepuasan maksimal konsumen anda. Jangan tunda-tunda lagi dan ragu-ragu, lakukan secepatnya untuk mengaplikasikan strategi ini. Semoga bermanfaat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Gabung menjadi  Priority Investor dan dapatkan informasi bisnis-bisnis pilihan yang siap anda invest, serta Networking bersama Entrepreneur dan Investor lainnya, GRATIS!

 

Cara Mudah meraih Kebebasan Finansial anda Melalui Bisnis Franchise
Featured Posts

Bagaimana Cara Membuat bisnis menjadi Mesin Uang Otomatis untuk Anda, Semakin Sukses dari Hari ke hari, Tanpa anda Harus Terlibat Sekalipun

October 27, 2017

1/1
Please reload

Recent Posts

September 12, 2019

Please reload

Search By Tags